Siapa yang tak ingat nama Ki Hajar Dewantara? Ya, salah
seorang pahlawan nasional yang lahir pada tanggal 2 Mei 1889. Dengan nama kecil
Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, namun sejak tahun 1922 nama Raden Mas
Soewardi Soerjaningrat diganti dengan nama Ki Hajar Dewantara. Beliau adalah
salah seorang tokoh yang dilahirkan dari lingkungan keraton di Yogyakarta,
namun rendah hati hingga selalu memiliki pemikiran-pemikiran untuk meratakan
kesempatan pendidikan bagi seluruh lapisan rakyat Indonesia. Buah pemikiran
beliau tersebut bukanlah hal yang mudah dilakukan pada masa penjajahan kolonial
Belanda.
Semasa muda, Ki Hajar Dewantara pernah bekerja sebagai
penulis dan juga wartawan di beberapa surat kabar. Di masanya, beliau tergolong
penulis handal karena tulisan-tulisannya begitu tajam dengan semangat yang anti
penjajahan kolonial. Selain beraktivitas tersebut, beliau juga adalah seorang
kolumnis serta seorang aktivis pergerakan dalam rangka kemerdekaan Indonesia.
Ini terlihat dari aktifnya beliau di seksi propaganda saat berdirinya Boedi
Oetomo (1908) yang bertugas untuk mensosialisasikan dan menggugah jiwa
kesadaran rakyat Indonesia tentang pentingnya persatuan dan kesatuan.
